MENJEMBATANI COGNITIVE MISMATCH DI STUDIO ARSITEKTUR: SINTESIS INTEGRATIF ATAS GAYA KOGNITIF DAN KESENJANGAN PERSEPSI DOSEN–MAHASISWA

Authors

  • A. M. Asri Universitas Negeri Gorontalo
  • Nurnaningsih Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.53866/spesifik.v4i3.1484

Keywords:

Cognitive Mismatch, Gaya Kognitif, Kesenjangan Persepsi, Pembelajaran Studio Arsitektur, Sintesis Integratif

Abstract

Pembelajaran studio arsitektur sering kali diwarnai oleh kesenjangan persepsi antara dosen dan mahasiswa terkait kriteria estetika serta penilaian karya desain, yang berpotensi memicu konflik pedagogis dan mengendalikan kreativitas. Kesenjangan ini diduga berkaitan dengan cognitive mismatch akibat perbedaan gaya kognitif dan tipologi berpikir yang belum terkonseptualisasi secara sistematis dalam pendidikan desain. Penelitian ini bertujuan memetakan secara eksploratif pola ketidakselarasan kognitif antara pengajar dan peserta didik serta merumuskan kerangka konseptual awal bagi pembelajaran studio adaptif. Menggunakan metode Systematic Integrative Literature Review (SILR) berpanduan kriteria PRISMA, riset ini melakukan sintesis integratif terhadap berbagai kerangka gaya kognitif (seperti HBDI, tipologi Jungian, Triune Brain MacLean, serta STIFIn) dan melakukan analisis tematik pada literatur bereputasi. Hasil penelitian merumuskan Matriks Proposisi Gaya Kognitif Arsitektur (memetakan kecenderungan gaya Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling, dan Instinct) serta Peta Tematik Kesenjangan Kognitif. Temuan mengindikasikan bahwa bias evaluasi dapat dijelaskan secara konseptual ketika dosen mengevaluasi karya melalui kacamata kognitif pribadinya, terutama pada benturan orientasi Intuiting (konseptual-abstrak) dan Thinking/Sensing (struktural-pragmatis). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengenalan gaya kognitif ke dalam studio arsitektur sebagai hipotesis kerja esensial untuk merancang diferensiasi asistensi dan evaluasi yang berpotensi mengoptimalkan kreativitas mahasiswa.

References

Al-Qemaqchi, N. T. (2024). Biases shown by juries during architecture design assessment sessions. European Journal of Engineering Education, 49(3), 412–428. https://doi.org/10.1080/03043797.2024.243360

Alindra, A. L. (2018). Kajian aksiologi metode STIFIn dalam pemetaan mesin kecerdasan. Jurnal Tarbiyatuna: Kajian Pendidikan Islam, 10(2), 145–158. https://doi.org/10.30599/jti.v10i2.206

Boer, R. de, & Van den Berg, G. (2001). The value of the Herrmann Brain Dominance Instrument (HBDI) in higher education. Research Literature Review. Think Herrmann Academic Publications. https://www.thinkherrmann.com/hubfs/Research/Research_Literature_Review.pdf

Doheim, R. M., & Yusof, N. (2020). Creativity in architecture design studio: Assessing students' and instructors' perception. International Journal of Art & Design Education, 39(2), 380–397. https://doi.org/10.1111/jade.12281

El-Wakeel, H. (2024). Assessing creative outcomes in studio-based learning: Methodological clarity and rubrics. Journal of Design Research, 22(1), 45–62. https://doi.org/10.1080/21650349.2024.2426645

El-Wakeel, H. A., Ahmed, M., & Hassan, R. (2023). Brain-based learning in design and visual arts education: A bibliometric review. Frontiers in Psychology, 14, Article 11837. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.11837

Herliana, F., Susanti, I., & Rahmad, M. (2024). Differentiated instruction through adaptive learning platform in science education: A systematic literature review. Journal of Educational Innovation, 12(1), 89–104. https://doi.org/10.388009433/jei.2024.018

Hidayat, F. (2020). Penerapan metode STIFIn dalam menghafal Al-Qur'an pada lembaga pendidikan. Jurnal Firdaus, 5(2), 112–125. https://doi.org/10.37134/firdaus.vol5.2.4.2020

Pogliano, C. (2017). Lucky triune brain: Chronicles of Paul D. MacLean's catchword. History of the Human Sciences, 30(5), 63–81. https://doi.org/10.1177/0952695117734885

Vibhute, S. J., & Suresh, K. B. (2024). Unraveling the depths of the psyche: C.G. Jung's psychological types and spatial cognitive preferences. The International Journal of Indian Psychology, 12(1), 58–69. https://doi.org/10.25215/1201.059

Downloads

Published

2026-07-31