Analisis Peran Self-Regulated Learning Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Soal Berbasis AKM: Tinjauan Sistematis
Analysis of the Role of Self-Regulated Learning on Junior High School Students' Numeracy Literacy Skills in Solving AKM-Based Questions: A Systematic Review
DOI:
https://doi.org/10.53866/jimi.v6i2.1302Keywords:
Self-Regulated Learning, Literasi Numerasi, AKM, Pemecahan Masalah SistematisAbstract
Self-Regulated Learning terbukti memiliki peran yang penting dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa, khususnya pada saat menyusun soal berbasis Asesmen Kompetensi Minimum. Self-Regulated Learning berperan untuk mendorong siswa untuk secara lebih aktif merencanakan, memantau, dan mengevaluasi proses pembelajarannya sehingga mampu memahami permasalahan kontekstual secara lebih mendalam lagi dan juga dapat memilih strategi penyelesaian yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan menganalisis berbagai temuan terkait dengan analisis peran Self-Regulated Learning terhadap kemampuan literasi numerasi siswa SMP dalam menyelesaikan soal berbasis AKM. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap 11 artikel ilmiah yang relevan yang diperoleh dari google scholar dan sudah diseleksi secara sistematis dan juga diambil dari jurnal tahun 2022-2026. Hasil dari kajian menunjukkan bahwa Self-Regulated Learning secara umum memberi kontribusi yang positif kepada kemampuan literasi numerasi siswa, terutama dalam aspek mendalami masalah, merancang strategi, serta mengevaluasi hasil penyelesaian yang dibuat. Siswa dengan tingkat Self-Regulated Learning yang tinggi cenderung memiliki kemampuan berpikir kritis dalam pemecahan masalah dibandingkan dengan siswa yang memiliki Self-Regulated Learning rendah. Namun dari beberapa temuan juga menunjukkan bahwa pengaruh Self-Regulated Learning tidak selalu signifikan tanpa didukung dengan kualitas pembelajaran, lingkungan, serta pembiasaan soal berbasis Asesmen Kompetensi Minimum. Hal tersebut juga dapat menegaskan bahwa integrasi Self-Regulated Learning dalam pembelajaran matematika merupakan pendekatan yang relevan untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa secara optimal.
References
Apriyani, N. (2024). Self-Regulated Learning dalam Proses Belajar Matematika Sekolah.
Bernard, M., Sahid, S., & Mutmainnah, F. (2025). Analisis kemampuan penalaran matematis dalam memecahkan masalah dimensi tiga ditinjau dari self-regulated learning.
Elina, M., Maimunah, & Suanto, E. (2024). Analisis kemampuan literasi numerasi siswa SMP dalam menyelesaikan soal AKM.
Fajrianti, Z., & Firmansyah, D. (2023). Pengaruh self-regulated learning terhadap hasil pretest AKM numerasi.
Hasibuan, A. S. (2023). Penerapan konsep asesmen kompetensi minimum (AKM) dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi pada siswa SMP.
Irawan, A. (2023). Analisis kemampuan literasi pemecahan masalah matematis ditinjau dari self-regulated learning siswa SMP/MTs.
Mahsup, Syaharudin, Nepomuceno, & Jali. (2026). Effectiveness of guided inquiry learning and self-regulated learning on students’ numeracy skills.
Nurvicalesti, N., & Ratnasari. (2023). Self-regulated learning dalam pembelajaran matematika pada peserta didik dalam menyelesaikan soal literasi numerasi.
Sarnoto, A. Z. (2023). Pelatihan literasi numerasi kelas awal di Jakarta Selatan.
Taufik, A., Riyadi, M., & Nurhayat, N. (2023). Pengembangan soal asesmen kompetensi minimum berbasis literasi numerasi.
Wulandari, S. A., Nugroho, Y. F., & Kusno. (2026). Implementasi self-regulated learning dalam pembelajaran matematika.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Femmi Permata Sari Br Bangun, Sariyasa Sariyasa, I Gusti Ngurah Pujawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

















